Cara Merawat Kaos Sablon

Beberapa diantara kita sering bertanya cara merawat kaos sablon yang baik dan benar. Kaos adalah pakaian yang setiap hari sering kita pakai, dan sama-sama kita tahu jika kaos proses pembuatannya dari kapas. Pakaian yang kita bawa tidur, pakaian untuk jalan-jalan, pakaian untuk berolahraga, sampai pakaian untuk kerja. Cara merawat kaos sablon akan kami jabarkan beberapa, karena kaos sangat mendunia, dan sangat sering kita pakai dan kita jumpai dimana-mana, dalam segala situasi dan segala peristiwa. Setiap orang pasti membutuhkannya. Kaos merupakan benda, yang ada di rumah orang kaya, ataupun dirumah orang yang biasa-biasa saja, di desa, atau di ibukota. Di manapun kaos meraja lela, membuat kenangan bersama si pemakainya atau pemiliknya. Jadi sangat besar manfaat dan peranan kaos dalam kehidupan, kita tentu sangat ingin menjaga dan sangat ingin merawat kaos dengan sebaik-baiknya. Dan yang paling utama untuk kaos-kaos favorit atau kesayangan kita, agar tetap awet,/tahan lama, bagus, dan tetap enak dipakai. Inilah beberapa tips untuk cara merawat kaos sablon, dan yang paling utama kaos bersablon.

1. Rendam sewajarnya (Jangan terlalu lama)

Meski di tengah kesibukan Anda, usahakan merendam untuk kaos baru tidak boleh lebih dari 30 menit,sedangkan untuk kaos lama tidak lebih dari 1 jam. Gunakan deterjen secukupnya, karena deterjen dapat menyebabkan sablon pada kaos kesayangan kita cepat retak/ rusak.

cara merawat kaos2. Pisahkan saat dicuci

Trik ini memang sudah jarang kita lakukan, tetapi trik ini sangat berguna untuk menjauhkan kaos kesayangan kita dari kerusakan. Pisahkanlah antara kaos yang memiliki berwarna kuat (hitam, merah, biru, hijau) dengan bahan lain yang berwarna putih atau warna muda, demi mencegah kaos dari kelunturan. Pisahkan juga kaos yang sangat kotor dengan yang kaos tidak begitu kotor, agar tidak menularkan kotoran kepada kaos yang lain. Karena faktanya, biasanya kaos pakaian pria lebih kotor dari kaos pakaian wanita.

3. Jangan disikat

Hal ini cukup sederhana dan sangat mudah kita pahami. Ketika saat mencuci kaos kita jangan menyikat terlalu keras, karena sudah dipastikan dapat merusak sablon pada kaos tersebut. Dan juga hindari kucekan serta perasan yang terlalu kuat karena dapat merusak pori-pori baju.

4. Keringkan dalam posisi terbalik

Proses pengeringan secara langsung dapat mengakibatkan kerusakan pada sablon di kaos anda. Maka dari itu baliklah posisi kaos anda dalam proses pengeringan.

5. Gantung tanpa hanger

Menggantung menggunakan hanger hanya dapat mengakibatkan rib pada kaos anda menjadi lebar. Gantung setelah kering jika anda ingin menggunakan hanger pada saat menjemur.

6. Jangan pakai pemutih

Pemutih dapat merusak kaos dan dapat menyebabkan sablon pada kaos kita menjadi rusak dan pecah-pecah, bahkan hilang. Hal ini bahkan membuat kaos menjadi kasar dan gramasinya menjadi tipis. Tidak ada jaminan kaos anda menjadi awet akibat pemakaian pemutih.

7. Jauhkan mesin cuci

Jauhkan mesin cuci da  secara manual atau menggunakan tangan. Karena mesin cuci dirumah kita dapat menyebabkan kaos distro menjadi melar, sablon cepat rusak, terkelupas, luntur, dan pori-pori kaos menjadi kasar. Ini dikarenakan saat mesin cuci berputar kaos akan menerima beban tarik-ulur dan gesekan dengan kain lain disekitarnya.

8. Setrika setelah kering

Agar awet selalu setrika kaos setelah dicuci dan dijemur. Dan pastikan juga kaos disetrika pada keadaan kering.

9. Kaos Keren bukan untuk tidur

Agar awet, janganlah memakai kaos favorite atau kesayangan untuk tidur, hal ini karena sadar atau tidak kita berkeringat saat sedang tidur, keringat ini bisa membuat kaos kita cepat kotor dibagian leher.

10. Pakai jangan terlalu sering

Agar lebih awet, pakailah kaos kesukaan anda seperlunya saja.

sablonsukasuka

sablonsukasuka

jasa sablon kaos murah
sablonsukasuka

Latest posts by sablonsukasuka (see all)

Comments

Cara Merawat Kaos Sablon — 1 Comment

  1. Pingback: Jenis Bahan Kaos | SablonSukaSuka.com